Review Extra-ordinary You
Judul : Extra-ordinary You
Genre : Fantasi-Romansa
Genre : Fantasi-Romansa
Penulis : In Ji-hye, Song Ha-young
Jumlah episode: 31 (2 Oktober – 21 November 2019)
Blurb :
Eun Dan Oh, seorang gadis kaya dengan jantung lemah
mendapati dirinya adalah karakter dalam sebuah komik berjudul 'Secret'.
Parahnya, ia ternyata hanyalah figuran biasa dengan setting karakter menyedihkan
: seorang gadis dengan cinta bertepuk sebelah tangan selama sepuluh tahun
kepada tunangannya, Baek Kyung, dan bisa mati kapan saja karena jantungnya yang
lemah. Dan Oh yang tidak menerima begitu saja karakternya dalam komik, bertekad
mengubah nasibnya. Bersama Haru, seorang figuran lain yang bahkan awalnya tidak
punya nama, mereka mengubah hal-hal yang sudah digambarkan oleh penulis komik
dalam panggung.
Pemain :
Pemain :
Ini pertama kalinya saya ngereview drama korea. Dan
pilihan saya jatuh pada drama yang hype-nya besar banget di kalangan K-Drama Lovers.
Extra-ordinary You.
Extra-ordinary you dari ide cukup menjanjikan. Nggak
pasaran dan fresh. Karakter yang sadar dirinya ada dalam dunia komik dan bertekad
mengubah nasibnya dari apa yang digambarkan penulis. Premisnya bagus.
Dalam Extra-ordinary You ada istilah 'panggung/stage',
di mana karakter sedang melakukan apa yang digambar dalam komik. Mereka hanya bisa
bertingkah laku sesuai adegan yang digambarkan penulis. Lalu ada 'bayangan/shadow',
saat karakter tidak sedang memerankan adegan dalam komik. Dalam artian lain,
mereka sedang bebas. Eun Dan Oh adalah salah satu karakter yang sadar bahwa
dirinya ternyata berada di dunia komik, jadi ia dapat mengingat apa yang
terjadi di stage dan di shadow. Sedangkan untuk para karakter yang tidak sadar,
mereka hanya bisa ingat hal-hal yang terjadi di stage.
Plus-Minus Drama ini :
Pada episode-episode awal, drama ini seolah mengolok
kisah dengan cerita cowok kaya yang begitu saja suka sama cewek miskin yang
menurutnya 'berbeda dari seluruh cewek yang pernah ia temui'. Familiar? Iya,
mirip Boys Over Flowers, The Heirs, dan sebangsanya! Terutama BOF, sih. Dan saya
baru sadar betapa BOF itu plotnya patut ditertawakan (tapi pada zamannya tetep
aja suka).
Ceritanya, tokoh utama dalam komik 'Secret/Rahasia' ini
adalah Oh Nam Ju (anggaplah parodi dari Gu Jun Pyo) dan Yeo Ju Da (Geum Jan
Di). Nam Ju dari keluarga kaya raya yang dituntut jadi pewaris, dan Ju Da adalah
siswi miskin beasiswa.
Namju diceritakan sebagai cowok yang paling disukai
seantero sekolah. Ia adalah ketua geng A3 yang berisi dirinya, Baek Kyung, dan
Lee Do Hwa (mirip-mirip F4 lah, di BOF). Lee Do Hwa diceritakan juga menyukai Ju
Da, tapi sebagaimana second lead character lain, pada akhirnya ia mengalah pada
Nam Ju.
Dalam ExtraOrdinary You, ada tiga plot yang
berjalan. Kehidupan Dan Oh yang ingin mengubah nasibnya, plot komik Secret, dan
plot komik Trumpet Flower (komik terdahulu penulis di mana Dan Oh menjadi salah
satu tokohnya).
Banyak adegan cheesy antara Ju Da dan Nam Ju (sebagimana kamu pernah nonton Boys Over Flowers). Tetapi justru, kedua tokoh inilah yang bikin statement mereka ada di dunia komik (selain benda-benda yang ngambang di udara) jadi believable dan bikin ngakak.
Bisa dibilang, episode awal adalah yang terbaik dari
drama ini. Ceritanya masih solid, bagian komedinya banyak, dan ceritanya bikin
penasaran. Tetapi di pertengahan ke akhir, saya entah gimana mulai lost
interest sama ceritanya. Bahkan hampir berhenti nonton, tapi sayang karena
telanjur didownload.
Kira-kira, alasannya adalah :
- Saya entah gimana nggak suka bagian romance-nya. Padahal di tengah-tengah itu bagian romance-nya mendominasi. Tokoh utamanya, Dan Oh dan Haru kurang greget aja. Atau mungkin karena mereka berdua terlalu bucin (dan saya cenderung nggak suka karakter yang terlalu bucin). Saya malah kena second lead character syndrom alias saya lebih nge-ship Dan Oh x Baek Kyung. Mau dibilang, ada cinta segitiga antara Dan Oh- Baek Kyung - Haru pun sebenarnya nggak tepat. Karena dari awal, Dan Oh sudah suka sama Haru, dan baru di episode sekian di pertengahan direveal kalo Baek Kyung sebenarnya nggak benci, dan justru suka sama Dan Oh.
- Di pertengahan sampai akhir, ceritanya mulai nggak solid dan kesannya kayak dipanjang-panjangin. Bayangin, Haru tiba-tiba hilang dan datang lagi tapi dia nggak ingat Dan Oh, lalu di akhir giliran Dan Oh yang nggak ingat sama Haru. Sinetroniyah banget. Mungkin pada kasus Dan Oh, saya masih bisa terima kenapa dia bisa hilang ingatan, tapi tetep aja gimana ia ingat lagi sama Haru itu bikin saya kesel dong.
- Banyak hal nggak terjelaskan dalam drama ini. Seperti kenapa Peri Cumi Kering (serius, terjemahan Indonesianya kayak gini), juru masak di sekolah Dan Oh, dan adiknya Kyung, bisa ingat dari mereka zamannya komik Trumpet Flower, sedangkan yang lainnya nggak? Kenapa Dan Oh, Do Hwa, Haru, Baek Kyung pada akhirnya bisa sadar bahwa dirinya adalah karakter komik? Apa faktor yang bisa bikin mereka sadar? Nihil penjelasan. Lalu kenapa saat Haru hiang ingatan dia sadar karena nyentuh lubang hitam yang muncul sedangkan Dan Oh ingat hanya karena Haru berusaha membuat Dan Oh ingat sama kenangan mereka? (Kenapa enggak sama?) Lalu, lubang misterius yang selalu muncul ini apa? Lagi, nggak ada penjelasan. Kenapa Haru bisa ingat adegan-adegan di Trumpet Flower tapi Kyung dan Dan Oh nggak? Nggak ada penjelasan. Hal-hal ini yang bikin believability cerita ini tuh terkikis. Dan bikin saya kesel sendiri. Potensi yang ada di cerita ini jadi seolah dianggurkan begitu saja untuk menyajikan romansa antara Dan Oh dan Haru yang padahal nggak memuaskan
- Ekspektasi saya agak ketinggian. Ditambah hype-nya yang luar biasa, saya jadi punya ekspektasi tertentu. Ternyata saat saya nonton, sebenarnya ini nggak lebih dari roman remaja dibalut sedikit fantasi. Pada adegan awal kemunculan Haru (ia baru bener-bener muncul kayaknya di episode 3? Atau 4?) yang dibikin kesannya misterius banget (saya nggak ngerti kenapa), saya sempat mengira ia itu tuh penulis komik Secret. Karena kemunculannya tuh bawa-bawa buku sketsa dan ada adegan-adegan ia menggambar trus bawa komik Secret ke mana-mana. Ekspektasi saya tuh udah tinggi, wah ceritanya bakal begini dan begitu, tapi, tapi, saya salah dan ternyata plotnya nggak memuaskan saya.
Meskipun banyak kekurangan, ada hal-hal yang bisa
diapresiasi :
- Seenggaknya, drama ini punya karakter-karakter pendukung yang gampang disukai. Bukan Dan Oh atau Haru, tapi saya suka sama Ju Da. Dia adalah tokoh utama di komik 'Secret', di episode menjelang akhir, ia sadar dirinya ada dalam komik. Ini karakternya keren, sih. Dia yang awalnya diam aja waktu dibully jadi balas bully pelaku yang membully dia. Terus saya ngakak dong waktu dia bilang ke Do Hwa, kira-kira : "Kenapa kita tidak pacaran bertiga saja? Kau, aku, dan Namju. Aku akan memacarimu di hari Senin, Selasa, dan Rabu. Dan mencari Namju di hari Kamis, Jumat, dan Sabtu." Epik, sih! Terus, ada Do Hwa, dia juga sadar sama dirinya, bahwa ia ada alam komik. Dia tuh kayak gulali. Manis dan lovable.
- Episode-episode awal itu menyenangkan untuk diikuti. Adegan-adegan cheesy seperti pada Boys Over Flowers seolah diparodikan jadi komedi yang menyenangkan untuk dinikmati.
- Saya mengapresiasi benda-benda yang ngambang di dunia komik, karena itu dalah sesuatu yang belum digambarkan penulis. Haha.
Overall, drama ini lumayan bagus di awal, agak
membosankan dan seolah dipanjang-panjangkan menjelang akhir (entahlah, karena
hype-nya yang besar dan ratingnya bagus?). Drama ini cocok ditonton untuk orang
yang suka cerita dengan konflik ringan, komedi-romantis (walau bagian
romantisnya nggak begitu memuaskan).
Rate : 7 dari 10



