[Review Drakor] Doom At Your Service (2021)

Juli 14, 2021

Review Doom At Your Service

poster doom at your service

Profil Drama

Judul : Doom At Your Service
Genre : Fantasi - Romance
Jumlah Episode : 16 Episode
Penulis Naskah : Im Me-a-ri
Sutradara : Kwon Young-Il

Pemeran : 
pemeran doom at your service
Kiri ke kanan, Seo In-Guk sebagai Myulmang, Park Bo-Young sebagai Tak Dong-Kyung, Lee Soo-Hyuk sebagai Cha Joo-Ik, Kang Tae-Oh sebagai Lee Hyun-Kyu, Shin Do-Hyun sebagai Na Ji-Na

Tak Dong Kyung, perempuan yang divonis kanker otak dan diprediksi hidupnya tak akan lebih lama dari 100 hari lagi, suatu hari mengutuk agar dating kehancuran dunia. Tak disangka, Myul Mang, makhluk yang menjelma kehancuran itu sendiri mendengar permohonannya. Ia mendatangi Tak Dong Kyung dan membuat kontrak dengannya. Ia akan membuat Tak Dong Kyung tidak akan merasakan sakit hingga hari kematiannya dengan imbal balik Dong Kyung harus memohon untuk kehancuran dunia. Agar dunia dan seisinya hancur seperti kehendak Myulmang.

Bila Tak Dong Kyung mengingkari kontrak mereka, maka orang yang paling dicintainya pada saat itulah yang akan menggantikan Dong Kyung untuk meninggal.

Tetapi bagaimana jika pada akhirnya Myulmang dan Dongkyung justru saling mencintai? Apakah DongKyung akan memilih kehancuran dunia atau justru merelakan kematian orang yang paling dicintainya saat itu, yaitu Myulmang?

Itu adalah premis drama ini. Kesan pertama saya lumayan bagus buat drama ini. Ceritanya oke dan sinematografinya saya suka. Akting dan chemistry kedua main lead-nya dapat. Saya menantikan episode kelanjutannya.

Tetapi jujur saja menjelang pertengahan hingga akhir, saya mulai merasa alurnya cukup membosankan dan hubungan Tak Dong Kyung - Myul Mang begitu-begitu saja. Tidak ada halangan berarti kecuali kedua-duanya terus memilih menghindari satu sama lain lalu gagal dan kembali bersama lagi untuk mengulangi perbuatan yang sama hingga kembali bersama lagi.

Hubungan mereka bisa dirangkum seperti itu. Mengenal. Jatuh cinta. Keduanya, terutama Dong Kyung berusaha membuat pilihan yang tepat dengan menghindar dan berusaha melupakan Myulmang agar skenario kematian tidak terjadi. Hmm. Apalagi ada adegan di mana Tak Dong Kyung menerima tawaran si Dewi dalam tubuh anak kecil untuk menghapus ingatannya soal Myulmang, dan mereka berdua jadi kayak amnesia. Tidak ingat satu sama lain, untuk di episode selanjutnya saling mengingat lalu menyesali keputusan itu. Waw. I lost my shit.

Halangannya? Hanya itu saja. Untuk kali pertama, itu baik-baik saja. Tapi dua tiga kali, ah, bosan gengs! Hubungan keduanya hanya saling tarik-ulur, bukannya naik turun. Sepertina ini jugalah alasan kenapa di Korea Selatan sendiri, rating-nya terus menurun.

Lalu, sebenarnya saya nggak paham gimana caranya si Myulmang ini bisa menghancurkan dunia jika Tak Dong Kyung memohon kehancuran? Apa bedanya permohonan Dong Kyung yang dikatakan saat mabuk dengan permohonan manusia-manusia lainnya? Tentu bukan Dong Kyung satu-satunya manusia yang saking frustrasinya dengan hidup kepingin dunia ini berakhir, kan? Kenapa tidak pilih manusia secara random saja?

Hal yang menyelamatkan saya dari kemungkinan tidak melanjutka drama ini justru adalah kisah cinta second lead character-nya.

Second lead character mereka memiliki cinta segitiga. Pada pertengahan cerita, saya lebih penasaran bagaimana akhir kisah second lead-nya daripada kedua pemeran utama.

Bagi saya, second lead character drama ini memiliki karakter yang lebih menarik. Na Jina, gadis yang diperebutkan oleh kedua second lead drama ini adalah seorang penulis novel daring yang bertahun-tahun tidak bisa move on dari cinta pertamanya. Ia putus begitu saja dari pacarnya semasa SMA tanpa penjelasan berarti. saking tidak bisa berhenti memikirkannya, nama penanya, Lee Hyun, diambil dari nama cinta pertamanya 

Sementara Lee Hyun Kyu tidak punya cukup keberanian untuk menunjukkan sisi menyedihkannya pada Na Jina. Ia terus bersembunyi dan menolak menjelaskan keadaannya meski masih menyukai Na Ji Na.

Dan di tengah-tengah mereka, adalah Cha Joo Ik, editor novel yang telah mencuri ciuman pertama Na Jina. Ia juga seseorang yang dianggap kakak laki-laki oleh Lee Hyun Kyu.

Bagi saya, dinamika hubunga mereka lebih greget dari main lead dalam drama ini. Karakternya pun menarik. Saya lebih excited lihat scene antara Cha Joo Ik dan Na Ji Na yang hanya kebagian screen time sekian persen dibanding kedua main lead.

Overall drama ini lumayan untuk mengisi waktu senggang. Agak membosankan di tenga-tengah, tetapi terobati dengan dinamika hubungan second lead-nya.

7 dari 10!

 

 

You Might Also Like

0 komentar